JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

DWP BPTP Sulbar siap memerangi Kanker Serviks dan Payudara

Mamuju- Kanker Serviks dan Kanker Payudara merupakan salah satu jenis penyakit yang mematikan bagi kaum Perempuan, karena penyebaran sel-sel kankernya lebih cepat apabila didukung oleh kondisi fisik atau daya tahan tubuh yang rendah dan tingkat stress yang tinggi.

Kanker Serviks terjadi akibat infeksi virus human papilloma (HPV). Penyebaran HPV terbanyak melalui hubungan seksual. Banyak ditemukan pada wanita berusia antara 20-50 tahun sedangkan kanker payudara di Indonesia mencapai sekitar 40 kasus, menurut data di organisasi kesehatan dunia (WHO). Dibandingkan dengan negara tetangga kita, Malaysia, kanker payudara di Indonesia lebih banyak diderita oleh wanita usia muda dan pada tahap yang lebih lanjut.

Upaya yang bisa dilakukan untuk mencegah kanker payudara dan kanker serviks, diantaranya seks aman, hindari kebiasaan merokok, mengonsumsi makanan sehat, menjaga berat badan ideal, mengurangi minum alkohol. Adapun juga dilakukan dalam pencegahan kanker serviks dan kanker payudara melalui pemeriksa IVA-TEST (Inpeksi Visual Asam Asetat) dan CBE (Clinical Breast Examination)salah satu program Pemerintah dalam hal ini Kementerian Kesehatan untuk mewujudkan Indonesia bebas kanker serviks dan payudara agar kaum perempuan lebih sadar akan bahaya kanker serviks dan payudara.

Berdasarkan data dan informasi kesehatan khususnya data Rekapitulasi Deteksi Dini Kanker Serviks Dan Payudara sampai tahun 2016 di Provinsi Sulawesi Barat, dari 1.112 orang yang telah telah melakukan pemeriksaan IVA dan CBE, diantaranya terdeteksi IVA positif 13 orang dan 8 orang terdeteksi tumor payudara.

Melalui DWP BPTP Balitbangtan Sulbar bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kab.Mamuju, Puskesmas Rangas, Puskesmas Binanga dan Puskesmas Tampa Padang melakukan sosialisasi di Aula BPTP Balitbangtan Sulbar pada tanggal 17/10/2017 untuk memerangi kanker serviks dan payudara khususnya di Provinsi Sulawesi Barat dengan jumlah peserta 50 orang terdiri dari Dharma Wanita dan Karyawati BPTP Sulbar, Balai Karantina, Dinas Perikanan dan Kelautan, BPS, KPPN Mamuju dan warga sekitar. Adapun Tim medis terdiri dari 1 dokter dan 5 bidan terlatih dari 3 puskesmas yaitu Puskesmas Rangas, Puskesmas Binanga dan Puskesmas Tampa Padang, Hadir pula dari BPJS Mamuju untuk memantau langsung pelaksanaan kegiatan tersebut.

Hasil pemeriksaan dari 50 peserta terdeteksi 1 orang positif tumor payudara (2 %) dan 1 orang gejala kanker serviks (2 %) sehingga dari total 50 orang yang di deteksi dini telah terindikasi 4 %. Pasien yang terdeteksi telah di rujuk ke Rumah Sakit atau Dokter spesialis.(yen)