JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Mamasa merupakan salah satu kabupaten di Sulawesi Barat yang berpotensi untuk pengembangan padi sawah, terletak pada ketinggian >1000 m dpl sehingga tergolong daerah dataran tinggi.

Luas lahan padi sawah di kabupaten Mamasa cukup luas. Usaha tani padi sawah di dataran tinggi menghadapi kendala, terutama suhu rendah. Selain suhu yang rendah, curah hujan relatif tinggi, foto periodisasi panjang dan kelembaban udara yang tinggi. 

Saat ini petani sedang dirisaukan dengan pertanaman padinya yang keracunan besi. Saat dilakukan pengamatan di Kecamatan Messawa dan Sumarorong ditemukan hamparan tanaman yang memiliki bercak coklat pada daun dengan bercak coklat tipis pada daun bawah mulai dari ujung  yang menyebar kearah pangkal daun atau seluruh daun berwarna orange-kuning sampai coklat.

Bercak bergabung pada antara tulang daun dan daun selanjutnya menjadi coklat orange dan mati. Dan apabila dicabut, tanaman memiliki system akar yang jelek dan banyak akar berwarna hitam.  Salah satu pemicunya adalah rata-rata sawah yang ada selalu tergenang air (becek) dengan drainase yang buruk dan pH tanah (4-7).

Dalam kunjungannya, LPTP menganjurkan pengendalian yang harus dilakukan adalah menanam varietas tanaman padi yang toleran terhadap keracunan Fe, melakukan pengairan berselang atau intermitten, pengelolaan pemupukan, aplikasi penambahan pupuk K, P dan Mg serta pemberian kapur pada tanah masam.

Selanjutnya dapat dibantu melakukan penyemprotan dengan menggunakan Porisa dan Puanmur. Penyemprotan dilakukan saat pertanaman sudah bebas dari embun atau sekitar jam 9 atau 10 pagi. Penyemprotan dilakukan berselang tiga hari hingga pertanaman kelihatan pulih kembali.

 

Penulis: Religius Heryanto, S.ST