JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

LPTP Sulawesi Barat telah melakukan Temu Lapang dan Panen Raya Jagung pada Kajian Teknologi Sistem Usaha Tani  Tanaman Pangan Spesifik Lokasi Berbasis Sumber Daya Lokal di Desa Mahahe, Kecamatan Tobadak, Kabupaten Mamuju Tengah. Kegiatan dilakukan pada tanggal 20 Juli di Areal Perkebunan jagung Kelompok Wanita Tani (KWT) Herbal. 

Pada  acara temu lapang  tersebut  dilakukan panen secara simbolis oleh Kepala LPTP Sulbar, bersama  Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Mamuju Tengah, Camat Tobadak, Bakorluh Provinsi Sulawesi Barat dan Badan Ketahanan Pangan Provinsi Sulawesi Barat.  Peserta yang hadir berkisar 100 orang yang dihadiri oleh Kepala Desa Mahahe, tokoh masyarakat, tokoh agama, para penyuluh sekecamatan Tobadak, petani dan kelompok wanita tani Desa Mahahe, serta peneliti, penyuluh dan teknisi dari LPTP Sulawesi Barat. 

Kuntoro Boga Andri, SP, M.Agr, Ph.D selaku Kepala Loka Pengkajian Teknologi Pertanian Sulawesi Barat menyampaikan bahwa kegiatan temu lapang ini adalah salah bentuk untuk mempercepat diseminasi inovasi teknologi pertanian terutama yang dihasilkan oleh Badan Litbang Pertanian kepada petani dan pengguna lainnya. Pada kesempatan yang sama beliau memberikan apresiasi yang tinggi kepada petani dan pemerintah setempat atas segala partisipasi dan dukungan dalam pelaksanaan program pemerintah. Selanjutnya disampaikan bahwa sebagai tindak lanjut dari kegiatan ini LPTP akan segera membuat SOP jagung spesifik Kec. Tobadak, Kabupaten Mamuju Tengah

Hj. Ansar, selaku camat Kec. Tobadak berharap dengan adanya kegiatan pengkajian yang dilaksanakan oleh LPTP Sulbar dapat menambah pengetahuan dan semangat petani khususnya ibu-ibu wanita tani dalam berusaha tani, dan beliau berjanji akan melibatkan ibu-ibu KWT  jika ada event-event daerah untuk menampilkan hasil karya dalam bentuk produk-produk olahan pertanian khususnya produk olahan jagung. 

Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Mamuju Tengah mengucapkan terima kasih kepada LPTP Sulbar yang telah melakukan pembinaan mulai dari teknik budidaya hingga pengolahan pascapanen seperti jagung marning, tepung jagung, susu jagung, nasi jagung, brownis jagung, roti jagung dll. Beliau mengharapkan dari ke empat VUB jagung yang telah dikaji terdapat salah satu VUB yang cocok untuk dikembangkan di Kabupaten Mamuju Tengah

Dalam sambutannya perwakilan petani yang diwakili oleh Ibu Ketua kelompok Wanita Tani Dewi Sri Desa Mahahe menyampaikan harapan-harapan kedepannya antara lain dibantu dalam hal promosi dan pemasaran produk olahan pangan yang telah dihasilkan, perlu adanya dukungan peralatan pengolahan pascapanen, dan  yang tidak kalah pentingnya adalah diikutkan dalam study banding dan pelatihan-pelatihan dibidang pertanian. 

Para peserta sangat antusias mengikuti acara tersebut, hal ini terlihat pada saat diskusi, dimana banyak petani yang menyampaikan masalah-masalah yang dihadapi dilapangan serta mengharapkan pembinaan secara terus menerus.

 

Penulis: Religius Heryanto, S.ST