JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Majene- Jumat 21 April 2017 Rakor Upsus Pajale Prov. Sulawesi Barat diselenggarakan di Kabupaten Majene, bertempat di Ruang Pola Kantor Bupati Majene. Rakor dilaksanakan dalam rangka Evaluasi Kinerja Pelaksanaan Upsus periode Okmar (Oktober – Maret) 2016/17 dan Rencana pelaksanaan Upsus Periode Asep (April – September) 2017. Rakor dihadiri oleh Bupati Majene, Penanggung Jawab Pusat Upsus Pajale Prov. Sulawesi Barat, Kepala Dinas Pertanian Provinsi dan Kabupaten Se-Sulbar, Kasrem Korem 142 Tatag, Dandim 1401 Majene, Dandim 1402 Polmas, Dandim 1418 Mamuju dan para Koramil Wilayah Danrem 142 Tatag, LPTP Balitbangtan Sulbar , Karantina Pertanian Sulbar, serta para Kabid Lingkup Dinas Pertanian prov. dan Kabupaten se-Sulbar.

Rakor di buka oleh Bupati Majene. Dalam sambutannya, Bupati Majene sangat Mengapresiasi kinerja Tim Upsus sehingga target tanam untuk Prov. Sulawesi Barat dapat tercapai bahkan melebihi. Apresiasi di sampaikan pula pada Kinerja TNI dan Jajarannya khususnya Babinsa dalam mengawal petani bersama penyuluh sehingga luas tanam terus meningkat dan dengan penggunaan teknologi sehingga produksi meningkat.Kepala Dinas Pertanian Provinsi melaporkan bahwa target LTT padi Sulbar untuk periode Okmar 2016/17 seluas 82.589 ha dan realisasinya seluas 84.398 ha atau 102%. Sedangkan target untuk periode Asep 2017 seluas 52.411 ha dan realisasinya sampai minggu ke-3 April 2017 baru mencapai luas 2.176 ha atau 4,15%. Masih rendahnya capaian LTT bulan April disebabkan oleh adanya panen yang telah ditanam pada periode Okmar 2016/17. Namun demikian, Kepala dinas tetap optimis bah wa target luas tanam untuk periode Asep akan tercapai. 

Penanggung jawab Upsus Pusat Prov. Sulawesi Barat, Bapak Dr. Arifin Tasrif memberikan apresiasi bahwa Sulbar meraih Ranking 12 Nasional dalam upaya peningkatan LTT padi. Sangat mengharapkan agar rangking tersebut dapat ditingkatkan minimal dipertahankan. Bapak Dr. Arifin Tasrif memberikan apresiasi terhadap para supervise Upsus Sulbar dan TNI beserta Jajarannya, diharapkan agar tetap menjaga kekompakan serta terus bekerjasama dilapangan dalam mendampingi petani untuk meningkatkan luas tanam.

Dalam waktu yang sama, Kasrem Danrem 142 Tatag menyampaikan bahwa TNI tetap menjaga komitmen untuk terus melakukan pendampingan dilapangan. TNI AD ikut berperan dalam mensejahterakan petani, memotivasi babinsa untuk lebih dekat dengan petani, meningkatnya sinergitas antara TNI AD dan Instansi terkait di wilayah, Mengawasi gerak langkah mafia pupuk untuk tidak bebas lagi seperti sebelumnya, TNI AD terlibat langsung dalam melakukan SERGAP gabah, dan Pencetakan Sawah.

Diakhir acara Rakor diserahkan Piagam Penghargaan oleh Penanggung Jawab Upsus Pusat untuk Sulawesi Barat kepada Para Bupati se Sulbar, dan para Dandim Se-Wilayah Sulbar. Piagam Penghargaan diberikan sebagai bentuk terimakasih pemerintah atas Kinerja yang telah dicapai dalam mendukung Program Swasembada Pangan Nasional. (syam)