JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Mamuju,27/12/2017- Tiada hentinya ucap rasa syukur para petani Prov.Sulbar diberi kenikmatan salah satunya dibulan Desember ini tiada hari tanpa panen, Prov.Sulbar memiliki 6 Kabupaten yang terdiri dari Mamuju,Majene,Polman,Mamasa,Matra dan Mateng. BPTP Balitbangtan Sulbar salah satu ujung tombak yang dibawahi  Badan Litbang Pertanian terjun langsung ikut memanen.  Diantara 6 Kabupaten yang ada di Prov.Sulbar yang telah masuk panen yaitu Kab.Mamuju, Majene, Polman.

Di Kab Mamuju  tepatnya di Desa Kalukku Barat Kecamatan Kalukku, dengan menggunakan  varietas Ciliwung , seluas 5 ha dengan produktivitas 6 - 7 ton/ha. Petani menggunakan mesin combine harvester bantuan kementrian pertanian untuk panen padi, menurut Pak hamsah sebagai ketua kelompok tani, dengan adanya mesin combine harvester sangat membantu petani dalam proses panen karena dapat menghemat waktu dan tenaga kerja serta biaya yang dikeluarkan saat panen, selain itu menurut pak hamsah dengan kondisi musim hujan yang dihadapi saat ini tidak menghambat proses panen.

Pak Subhan sebagai koordinator penyuluh di kecamatan kalukku mengatakan saat ini petani antri  menggunakan mesin combine harvester untuk panen padi karena keterbatasan unit yang tersedia. Setiap hari mesin combine harvester bisa berpindah  2-4 lokasi panen padi.

Adapun di Kel. Sinyonyoi, Kec. Kalukku, Kab. Mamuju telah dilaksanakan Panen Padi varietas  cigeulis dan mekongga, dengan provitas 7,5 ton-8,5 ton per Ha.

Kelompok Tani Massiddi Ada yang merupakan binaan dalam program UPSUS Pajale. Kegiatan ini dikawal secara sinergi antara TNI dan Kementan RI, pada acara panen yg dihadiri oleh kelompok tani bersama babinsa dengan tim BPTP Balitbangtan Sulbar melaksanakan panen pada hamparan seluas 50 ha.

Panen dilakukan dengan menggunakan mesin CombineHarvester yang dikelola oleh Brigade Alsintan Provinsi Sulawesi Barat. Penggunaan alat ini dapat mengefisienkan waktu dan tenaga untuk panen demikian yang disampaikan oleh Ibu Penjab UPSUS Prov.Sulbar Ir. Rita Mezu, MM.

Sementara Kab. Majene tepatnya di Kel.malunda Kec.malunda Dengan menggunakan varietas Situbagendit dan Ciherang. “Produktivitas yang dicapai berkisar 3,4-4,1 ton per hektar,”.

“Dengan dimulainya masa panen padi pada Desember ini, kita semua optimis, ketersediaan pangan khususnya beras akan berlimpah, ujar, Mentan Andi Amran Sulaiman.(yen)