JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Mamuju, 28 Maret 2018- Balitbangtan Kementerian Pertanian selain memiliki fungsi sebagai lembaga penelitian, pengkajian dan diseminasi serta peyuluhan, juga mendapat tambahan fungsi melalui Permentan No.19/Permentan/OT.020/5/2017 berupa “Pelaksanan bimbingan teknis meteri penyuluhan dan diseminasi hasil penelitian/pengkajian teknologi pertanian spesifik lokasi” Kegiatan ini dilaksanakan oleh BPTP yang  tersebar  di 33 Provinsi sebagai unit pelaksana teknis (UPT) pusat yang memiliki peran strategis sebagai jembatan/penghubung (bridging) kebijakan pertanian pusat dengan pemerintah daerah.

BPTP Balitbangtan Sulawesi Barat ditahun 2018 ini, berupaya merealisasikan fungsi tambahan tersebut, melalui Kegiatan Peningkatan Kapasitas Penyuluh Pertanian Daerah yang didalamnya terdiri dari tiga bentuk kegiatan salah satunya adalah: menjadi Narasumber Inovasi Pertanian yang dilaksanakan oleh Dinas/Kelembagaan terkait di tingkat Provinsi, Kabupaten/Kota atau BPP, dengan tujuan menyampaikan Inovasi Pertanian kepada Penyuluh/Pengguna sehingga dapat lebih meningkatkan sinergi program/kegiatan litkaji dan diseminasi dengan penyuluh pertanian daerah. Materi disesuaikan dengan topik yang dibutuhkan oleh penyelenggara kegiatan.

Dinas Pertanian Provinsi Sulawesi Barat meminta kesediaan BPTP Balitbangtan Sulawesi Barat agar dapat menjadi Narasumber pada kegiatan Temu Teknis Penyuluh Pertanian, yang berlangsung pada tanggal 28-29 Maret 2018 bertempat di Hotel Pantai Indah Mamuju. Kegiatan tersebut, bertujuan untuk menyamakan Presepsi Penyuluh Pertanian dalam pengawalan dan Pendampingan Program Kegiatan Dinas Pertanian Provinsi Sulawesi Barat. Adapun peserta dalam acara tersebut selain keterwakilan Penyuluh Pertanian Lapangan se-Prov Sulawesi Barat ,juga dihadiri oleh Kepala Bidang Penyuluhan Dinas Pertanian masing-masing Kabupaten, Koordinator Penyuluh Pertanian seluruh Kabupaten, dan Koordinator BPP .

Dalam kesempatan tersebut BPTP Balitbangtan Sulawesi Barat menyampaikan Inovasi Teknologi Pertanian hasil Penelitian dan Pengkajian Balitbangtan spesifik Lokasi diantaranya : Inovasi Teknologi Budidaya Pajale, Inovasi Teknologi Integritas Tanaman Perkebunan dengan Tanaman Pangan, Hortikultura serta Peternakan Mendukung UPSUS Swasembada Pangan di Sulawesi Barat, yang disampaikan olehBapak Ir. Marthen P Sirappa, M.Si salah satu Peneliti senior BPTP Balitbangtan Sulawesi Barat. Nampak peserta sangat antusias dalam mengikuti materi ditandai dengan banyaknya masukan dan pertanyaan dari peserta terkait upaya peningkatan UPSUS Pajale, dan saran dari peserta sekiranya kegiatan Temu-temuan seperti Bimbingan Teknis Penyuluh terutama THL, Tenaga Kontrak dan Penyuluh Swadaya sangat perlu ditingkatkan karena selama ini masih sangat jarang dilaksanakan. Saran/masukan peserta Temu Teknis beberapa sudah diagendakan dan akan ditindaklanjuti. BPTP Balitbangtan Sulawesi Barat sangat berharap dengan Diseminasi inovasi Teknologi Pertanian pada acara Temu Teknis ini, mampu peningkatan kapasitas dan kapabilitas penyuluh pertanian daerah dan mempercepat arus informasi dan hilirisasi inovasi Teknologi pertanian hasil litkaji.(Mar)