JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Mamuju (19/7/2018) - BPTP Balitbangtan SulBar sebagai UPT Balitbangtan yang ada di provinsi SulBar menfasilitasi Balai Besar Litbang Sumberdaya Lahan (BBSDLP) dengan Dinas pertanian provinsi SulBar yang dikemas dalam bentuk kegiatan BIMTEK. Kegiatan ini berlangsung di Aula Pertemuan Dinas Pertanian Provinsi SulBar, acara ini dihadiri oleh Kepala BBSDLP Badan Litbang Pertanian Kementerian Pertanian beserta tim, Kepala Seksi Kerjasama dan Pelayanan Pengkajian (KSPP) BPTP Balitbangtan SulBar dan peneliti/penyuluh , Kepala Dinas Pertanian Provinsi SulBar, Kepala Bappeda, Kepala Balitbagda, Kepala Bappeda dan Kepala Dinas Kabupaten se- SulBar, Kepala Bidang dan Kepala UPTD serta staf Dinas Pertanian Provinsi SulBar. 

Kepala Dinas Pertanian Provinsi SulBar, Ir.H.Tanawali, M.Ap dalam arahannya menyampaikan bahwa Provinsi SulBar merupakan salah satu daerah agraris dengan persentase PDRB dari sektor pertanian mencapai 40%.  Meskipun didukung dengan sumberdaya alam yang sangat potensial untuk dikembangkan sebagai usaha dibidang pertanian, namum untuk pengembangan dan pemanfaatan sumberdaya lahan tersebut perlu dipetakan secara spesifik dengan tingkat ketelitian dan skala yang sesuai sehingga dapat menjadi acuan untuk merencanakan dan membangun sektor pertanian yang tangguh demi mewujudkan masyarakat yang maju, mandiri dan sejahtera.  Dalam rangka mencapai tujuan pembangunan pertanian yaitu mewujudkan kedaulatan pangan.  Kebijakan Kementerian Pertanian sangat sejalan dengan visi dan misi Bapak Gubernur SulBar yang tertuang dalam RPJMD SulBar Tahun 2017-2022.  Salah satu isi  Permentan 50/2012 yang digaris bawahi oleh beliau yaitu Tentang pedoman  pengembangan kawasan pertanian, dimana dengan Permentan ini diharapkan dalam pengembangan komoditas pertanian maka tiap provinsi menyusun masterplan dan kabupaten menyusun rencana aksi untuk pengembangannya.  Badan Litbang Pertanian dalam mendukung Permentan telah melakukan pemetaan lahan dan telah menyelesaikan pemetaan tanah skala 1:50.000 di 382 kabupaten, sisanya 129 kabupaten yang sedang dilaksanakan tahun 2018 dan SulBar merupakan salah satu targat pemetahan lahan tersebut.

Kepala Balai Besar Litbang Sumberdaya Lahan  Badan Litbang Pertanian Kementerian Pertanian, Prof. Dr. Dedi Nursyamsi, M.Agr sebagai pemateri pertama dengan tema “Peran Data Sumber Lahan dalam Pembangunan Pertanian di Daerah”.  Dalam materinya beliau menyampaikan Peran data sumberdaya lahan mendukung kebijakan pembangunan Pertanian Nasional yang terdiri dari menyukseskan Program Prioritas Pemerintah (NAWACITA) dalam sektor pertanian, memberikan dukungan data dan informasi terhadap program strategis KEMENTAN dan dukungan data sumberdaya lahan untuk pembangunan pertanian di Daerah yang terdiri dari Data SDL berupa Peta Tanah dapat digunakan untuk penyusunan atau revisi Rencana Tata Ruang Wilayah Daerah (RTRWD) Kabupaten/kota sehingga pemanfaatan ruang wilayah kabupaten/kota lebih tepat sesuai potensi lahan.  Pemateri Kedua Dr. Erna Suryani dengan tema “Peta Tanah, Peta Kesesuaian Lahan &  Arahan Komoditas Pertanian Di 6 Kabupaten Di Provinsi Sulbar” dalam materinya beliau menyampaikan peta tanah merupakan peta dasar penyusunan peta tematik lainnya, seperti peta kesesuaian lahan, peta arahan penggunaan lahan.  peta kesesuaian lahan menggambarkan tingkat kesesuaian/kecocokan  komoditas, luas dan penyebaran serta faktor pembatas pertumbuhan di suatu wilayah. berdasarkan faktor pembatas disusun rekomendasi pengelolaan lahan (RPL).  Peta Arahan Komoditas Pertanian Skala 1:50.000 dapat digunakan sebagai acuan dalam pengembangan pertanian di wilayah kabupaten/kota.  Pemateri ketiga dalam kegiatan Bimtek yang disampaikan oleh  Ir. Ani Mulyani, MS dengan tema “Paket Rekomendasi Pengelolaan Lahan (RPL) Provinsi SulBar”.(phin)