JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Mamuju (8/8/2018). Instansi pemerintah dituntut untuk mampu melakukan reformasi dalam sistem kerja sehingga mampu mendemostrasikan kemampuan untuk memberikan pelayanan yang prima kepada publik sesuai dengan tuntutan Undang-Undang Nomer 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik. Perubahan birokrasi adalah terciptanya tata kelola pemerintahan yang baik (good governance).

Pada Tanggal 6 s/d 8 Agustus 2018 BPTP Balitbangtan SulBar telah melaksanakan Sosialisasi Sistem Manajemen Mutu ISO 9001 :2015 oleh Bapak Andi Ihwan Patiroy sebagai Auditor ISO. Sosialisasi Sistem Manajemen Mutu ISO 9001 : 2015 membahas tentang sistem manajemen mutu, orientasi kepada kepuasan pelanggan dan stakeholder yang sifatnya generik dan bisa diaplikasikan untuk seluruh sektor (pemerintah, swasta, ukm, dll).

Standard ISO 9001 sudah mengalami beberapa kali perubahan mulai 1994; tahun 2000 dan tahun 2008, dan terakhir tahun 2015. 7 (tujuh) prinsip Manajemen Mutu) yaitu fokus pada pelanggan, kepemimpinan, keterikatan personal, pendekatan proses, perbaikan berkelanjutan, pendekatan bukti pada pengambilan keputusan, manajemen hubungan.

Adapun manfaat ISO antara lain (1) jaminan mutu yang terorganisasi, sistematik, transparan dan efektif (2) meningkatkan image organisasi serta daya saing, (3) meningkatkan kesadaran mutu dalam organisasi, (4) ada pengakuan formal terhadap eksistensi organisasi, (5) menjadi metode untuk reformasi birokrasi dan pencapaian target rencana strategis Audit ISO Internal 9001: 2015, tujuan audit tersebut agar dapat melihat kesesuaian/ketidaksesuaian pengendalian proses dalam menentukan sasaran mutu dan perencanaan untuk mencapai sasaran. Tinjauan Manajemen, melihat kesesuaian/ketidaaksesuaian matriks isu eksternal dan isu internal serta matriks kebutuhan dan harapan pihak terkait 2017 BPTP Balitbangtan Sulbar.(phina)