JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Polewali,17/05/2019-Pelestarian sifat-sifat unggul budidaya merupakan salah satu tujuan para pemulia sehingga pelestarian variabilitas tanaman perlu dilakukan, tanpa kita sadari telah banyak varietas tanaman yang semula tumbuh subur di sekitar kita semakin jarang ditemui lagi.  Melalui Kegiatan Kerjasama Pusat PVTPP dengan BBP2TP-BPTP melakukan Koordinasi, Inventarisasi dan Karakteristik terhadap beberapa Sumber Daya Genetik (SDG) tanaman lokal yang ada di Sulawesi Barat.

Tim BPTP Sulawesi Barat melakukan pemantauan pada tanggal 15 s/d 18 Mei 2019 di wilayah Kab. Polewali Mandar dan Kab. Majene.  Di daerah Polewali Mandar tepatnya di Desa Kaleok Kec. Binuang  SDG yang dikarakterisasi adalah langsat Kombengan, keunggulan buahnya besar, langsat dengan ukuran buah yang besar ini dapat dijumpai di daerah ketinggian. Sedangkan yang belum dikarakteristik adalah durian lokko/emas, durian tallang/tebal isinya putih, durian allonan panjang mencapai 40 cm dan rasanya pahit serta kopi kaleok.

Lokasi kedua yaitu di Dusun Kappung Tua Desa Bonra Kec. Mapilli dengan mengkarakteristik Mangga atau masyarakat setempat sering menyebutnya Tomissang. Didaerah ini Tim telah mengkarakteristik 3 macam tomissang yaitu Tomissang Lopi, Tomissang Ca’bu dan Tomissang Kaloli. selain kegiatan mengkarakteristik tanaman Tim juga menggali informasi terkait bawang mandar yang mana diketahui bahwa  sebaran tanaman ini dapat di jumpai Desa Napo Kec. Limboro, serta di Kec. Balanipa antara lain Desa Lego, Lebanan, Bala, Mosso dan Pallis

Khusus di Kab. Majene, SDG yang dikarakterisasi adalah Anggrek Putih Simbang dan Anggrek Ungu Simbang tanaman ini ditemukan di Dusun Simbang Desa Simbang Kec. Pamboang namun yang belum dikarakterisasi di kabupaten ini adalah Pao Pakka, Pao Lotong, Pao Cammi, Pao Tallo dan Pao Bukku.(hesti)