JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Polman, 4/07/2019- Kegiatan Pemanfaatan lahan Kebun percobaan di Kabupaten Polman diinisiasi dengan melakukan kajian budidaya jagung spesifik lokasi dengan Sistem Tanam Tumpang sari (TURIMAN) Jagung_Kedelai dan Sistem Tanam Monukultur Jagung dan Kedelai dengan Luasan 2 Ha. Dalam kegiatan tersebut melibatkan petani disekitar kebun percobaan. Sebelum dilakukan penanaman,perlu melakukan pengolahan lahan sempurna dengan menggunakan traktor roda 4.

Penanaman Sistem TURIMAN Jagung Kedelai menggunakan sistem jajar legowo 2:1 dengan jarak tanam jagung (110x 40 x20) dan Kedelai (40x20) Varietas yang digunakan yaitu varietas Sukamaraga untuk VUB Jagung dan Varietas Dena 1 untuk VUB Kedelai dengan Luas 1 Ha.

Selain itu dilakukan juga Penanaman dengan Sistem Monokultur untuk VUB Jagung Sukmaraga dengan sistem jajar legowo 2:1 (100x40x20) menggunakan benih 1 biji perlubang dengan luasan 0.5 ha. Untuk Sistem tanaman monokultur Kedelai mengunakan Varietas Dena 1 dengan jarak tanam (80x40x20) dengan luasan 0.5 ha.

Keunggulan VUB Jagung Komposit Sukmaraga Umur: 50% kerluar rambut : + 58 hari Masak fisiologis : + 105- 110 hari, Tinggi tanaman + 195 cm (180 - 220 cm) Perakaran dalam, kuat dan baik Rata-rata hasil6,0 t/ha pipilan kering ketahan terhadap penyakit, Cukup tahan terhadap penyakit bulai (P. maydis), penyakit bercak daun (H. maydis), dan penyakit karat daun (Puccinia sp.)

Keunggulan VUB Kedelai Dena 1 mempunyai potensi hasil hingga 2,89 t/ha dan rata-rata hasil 1,69 t/ha, umur masak antara 71 hingga 85 hari, dengan rata-rata 77 hari, ukuran biji tergolong besar (14,33 g/100 biji), warna biji kuning.

Kegiatan kajian budidaya jagung dilahan Kebun Percobaan diharapkan dapat termanfaatkan dengan baik dengan melibatkan para petani dan sebagai tempat diseminasi inovasi teknologi tanaman pangan.(yusuf/yen)